Saturday, May 9, 2020

Cinta yang Sederhana

Ketika cinta harus dibacakan, maka lidah ini kelu, mulut terasa bungkam, seraya yang tersisa hanya detak jantung yang gemuruh. Ketika cinta dituliskan, maka jangankan satu buku, selembar pun tak ada catatan, yang ada hanyalah kebingungan untuk mengungkapkan. Cinta adalah adegan-adegan yang tak diketahui kapan datangnya, bermuasal dari mana, dan sampai kapan dilabuhkan. Cinta adalah kesederhanaan rasa yang tak dapat dijadikan materi, akan tetapi ia menghidupkan jiwa-jiwa yang berkabung dalam tudung gelisah karena kesendirian. (Shofiyah, 2020).

No comments:

Post a Comment