Saturday, June 13, 2020

Re

Re, aku ingin segera menjauh, tapi lututku tak henti merajuk ingin istirahat. Iya, kita sama-sama menjadi penadah untuk hal yang ganjil, semacam bertualang tapi lupa membawa peta perjalanan. Baiknya kita mundur dan mengeja kenyataan  bahwa sebaik-baiknya pergi, adalah bukan kepada rumahku yang penuh dengan harapan tergelar (Shofiyah, 2020).

No comments:

Post a Comment