Saturday, June 13, 2020

Sehabis Mengungsi


Shofiyah

Aku kembali membawa karung-karung
berisi sebilah alur yang kerapkali bersandiwara
menjejal di tiap tangis yang mengerang tapi tak tentu
barangkali nahas lebih dulu menggelayut di selasar
: pengungsianku yang akut

Aku pulang membawa yang dulu pernah kubawa pergi
sengaja tak kububuhkan titipan bermaterai padanya
sebab
kutahu, banyak canda yang selebihnya duka yang tertutup

Aku memakan sepotong roti
tawar--rasanya sepat
yang tertelan adalah air yang asin
bukan lautan

Di lingkar yang menjadi gubuk singgahku adalah kelakar
menjelma sebagai penyedia sumsum
dengan tulang belakang tak lagi sederhana

Aku kembali ke rumah yang ibu
meski bukan kepalang tak ada denyut yang memeluk leherku
semuanya berpiatu
sebelum kuucap restu

Probolinggo, 2 Juni 2020

1 comment: