Friday, June 28, 2019

Berpulang Bagaimana?




Berpulang Bagaimana


Jika aku menjadi matamu, mungkin akan kusemat segala tempat
kata orang gila yang terlarang
agar kelak kau menggamit peribahasa dunia tanpa meniadakan ambigu.

Jika aku menjadi matamu, 'kan kualihkan mata-mata yang berusaha memata-matai mata kita--aku dan sebelahnya lagi kamu--agar tidak tertukar dengan mata mereka.

Jika aku menjadi matamu yang utuh, sengaja 'kan kuperlihatkan potret masa depan tanpa pernik kelam yang bernafsu merenggut suasana mata hati.

Jika aku menjadi matamu, maka beginilah hidup dengan mata yang kita tutupi, lupa mengeja dan belajar menahan cara berpulang yang paling tepat, selain menuang cawan ketenaran.

Jika aku menjadi matamu, yang keberadaannya menawar untuk sendiri.


Shofiyah
Probolinggo, 15 April 2019

No comments:

Post a Comment