Friday, June 28, 2019

Sajak Sebelum Terlelap


: Kepada Re

1/
Jika telah tanggal, burung berselisih, kembali ke sarang
angin berembus tenang
senja berpetualang gamang
dan hanya satu yang terpaksa dikulum: kerinduan.

2/
Jika mata adalah kelana setia, telinga sebagai penunggu mendengar cerita
kalimat terlaksana, kita ucap apa?

3/
Sebagai gelap yang sesekali menggamit miliaran pasang penglihatan
sebagaimana nelayan menggendong bekal
di pundaknya tersisa, harapan.

4/
Kita tidak mau bicara soal prakata,
setiba lelah bersiasat
purna, junjung selamat
antara kita--kau dan aku--berandai mungkin Tuhan tak pernah berniat menuduh kita?

5/
Maka, sebelum kali ini berganti terang
padamkan segala debar,
semua tak akan bertegur
sapa hanyalah kiasan; sebelum bola mata kita ranum dengan tidur yang menggelisahkan.

Selamat tidur

Shofiyah, 2019



No comments:

Post a Comment