Rindu dan Kamu
Shofiyah
Setiap
orang memiliki cinta
Setiap
cinta dianggap tak sama
Cinta
seperti apa yang tidak fana?
Mencintai
tanpa mengenal mati; sementara
.
Duka dan
Maut saling bercerita
Duka
menatap iba dirinya, tak pernah beranjak
Maut, ia
seperti burung mengepak lalu hilang dari lintas mata
Keduanya
hanyalah ilusi; sajak
.
Kau
adalah radar
Kesakitanmu
adalah sesuatu yang kuanggap tegar
Senyum
Ibu tak pernah pudar
Katamu;
aku ingin pergi tanpa mendengar
.
Aku
Ulasanku
ciut di bawah pohon arsen
Hendak
kuterka apa-apa yang kau tinggalkan
Semua
tanpa penglihatan
.
Aku
melihat parang
Dada kita
tersentak pedang
Masihkah
kau ingin bertanya darah?
Luka
seperti apa setelahnya?
Probolinggo, 24 Juni 2019
No comments:
Post a Comment