Friday, June 28, 2019

Rindu dan Kamu


Rindu dan Kamu
Shofiyah

Setiap orang memiliki cinta
Setiap cinta dianggap tak sama
Cinta seperti apa yang tidak fana?
Mencintai tanpa mengenal mati; sementara
.
Duka dan Maut saling bercerita
Duka menatap iba dirinya, tak pernah beranjak
Maut, ia seperti burung mengepak lalu hilang dari lintas mata
Keduanya hanyalah ilusi; sajak
.
Kau adalah radar
Kesakitanmu adalah sesuatu yang kuanggap tegar
Senyum Ibu tak pernah pudar
Katamu; aku ingin pergi tanpa mendengar
.
Aku
Ulasanku ciut di bawah pohon arsen
Hendak kuterka apa-apa yang kau tinggalkan
Semua tanpa penglihatan
.
Aku melihat parang
Dada kita tersentak pedang
Masihkah kau ingin bertanya darah?
Luka seperti apa setelahnya?

Probolinggo, 24 Juni 2019

No comments:

Post a Comment