Friday, June 28, 2019

Derit


Derit
Shofiyah

Yang berucap seketika melumat
denyar kali kelima orang sebut laknat.
Perihal malam; ia terganti untuk memberitahu misteri
sajak yang berucap manis, enggan diterangkan
katanya, hidup bak kupu-kupu tak seambigu dulu
melulu beretorika tanya etika.
Masihkah ada?

Aku ingin berburu, katamu jangan!
Sekata enyah tergerus anak sangsi, bahkan pilihan bukan sebenar sebelum opsi terlantar

Konklusi, jadi begini
ada tidak, tidak menyebutnya ada
satu, dua, tiga, mungkin angka sebelum dan sesudahnya
Ya, kita menyebut diri ini sebagai panggilan tak bertuan.

Probolinggo, 15 April 2019

No comments:

Post a Comment