Pesan yang Telah Tersampaikan
: kepadamu yang menjadi KU
Shofiyah
Gadis itu,
bercelak legam mengelak tangis
menghimpun ribuan tanya,
"Adakah surat untukku pagi
ini?"
kotak pos mendengar,
melontar angkuh, tanpa
membagi kalimat tertulis.
Sore yang terang,
mendung berkelebat, biar
kepak burung kembali ke sarang
anak hawa pergi ke
langgar-langgar
duka secampak tenar
menghasut buih sebagai hamparan;
kesedihan.
Kata meretas telah,
orang sibuk berkumandang
mendendang pandang:
waktu berjarak menjarah kesah
Adalah hal menguntai arti
hendak ke mana hati akan berterus
terang?
Namamu sebagai sepotong pagi yang
gigil,
embun menguar bersuara paling
ritmis
di antara ilalang, kau sibuk
menjaga:
kepastian atau apa-apa yang
membuat gamang.
Kita bereuforia, sesaat....
Probolinggo,
2019
No comments:
Post a Comment