Mencintaimu sama halnya mengikuti hidupmu, nyawamu, dan kamu.
Dengan kabut, hawa dingin mencengkeram di antara jari kita.
Kau sebut gigil yang tak berkesudah.
"Apa kau senang dengan perjalanan kali ini?" kamu.
"Kenapa tidak? Ada kamu!"
Sumber, 15 Juli 2019
No comments:
Post a Comment