Kau adalah darah, merembes ke segala sela-sela di tubuhku
Untuk menghidupkanku yang terlanjur menjadi nyawa bagimu
Maukah kutampilkan betapa buruk hidupku, tanpamu ketika tak lagi bersemayam?
Aku laksana mayat tanpa aliran penghidupan
Maka, tetaplah menjadi darah yang terlanjur mendahului perantara sebagai 'hidup'
Shofiyah
Probolinggo, 4 Juli 2019
No comments:
Post a Comment